Salah Satu Karyawan Pabrik Bricket di Puntir Purwosari, Diduga Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi kecelakaan kerja

Foto : ilustrasi kecelakaan kerja

Pasuruan, Harianjatim.id – Informasi terkait meninggalnya salah satu karyawan Pabrik Bricket (Areng) yang terletak di Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, masih misteri.

Dari Informasi tersebut, awak media Harianjatim.Id, berusaha untuk menggali informasi terkait kebenaran kejadian meninggalnya karyawan Pabrik Bricket.

Misteri meninggalnya wqrga warga Kecamatan Rembang masih tertutup rapat dan masih misteri, karena dari konfirmasi di lapangan mendapat jawaban yang masih ngambang.

Menurut keterangan Manager Pabrik Areng (RS) saat dikonfirmasi melalu aplikasi Whatsapp, mengatakan dia belum bisa kasih keterangan secara detail tentang kejadian tersebut. Sabtu, 27,05/2025

“Biar informasinya tidak salah dan rancu, saya masih belum tau persis kejadiannya:
1. saat ini saya sedang berada di kalimantan untuk menjalani pengobatan
2. ⁠saya belum ada meminta keterangan yg jelas kepada karyawan pabrik lainnya, nanti saat saya balik dari kalimantan akan segera saya kabari”, ungkapnya melalui aplikasi Whatsapp.

Baca Juga :  Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang

Secara terpisah Kepala Dusun Puntir, Zamroni saat dikonfirmasi menyampaikan, menurut keterangan pihak Pabrik saat dikonfirmasi, memang ada kecelakaan kerja kemudian di bawa ke RS Malang dan semua biaya ditanggung sampai operasi oleh perusahaan.

Baca Juga :  Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas

“Dalam proses perawatan pihak keluarga minta pulang paksa karena terlalu jauh, setelah di rumah beberapa hari meninggal dan pihak Keluarga sudah mengikhlaskan serta sudah membuat surat pernyataan tidak da tuntutan begitu selebihnya saya tidak tau”, ucap Kasun menirukan jawaban dari pihak perusahaan.

Sampai berita dinaikkan, masih belum ada keterangan dari pihak kepolisian atas insiden tersebut. (Red*)

Bersambung…..

Berita Terkait

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres
Korban Penipuan Jual Beli Lapak Pasar Karangploso Datangi Polres Malang Guna Penyelidikan
Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas
Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi
Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang
Waspada Investasi Berimbal Hasil Tinggi, BRI Minta Masyarakat Cek Legalitas Sebelum Transfer Dana
Peduli Kebakaran Hutan Wilayah Tahura, Jhon Dilla Tokoh Pemuda Asal Tambaksari Bersama BPBD, Bergerak Bantu Padamkan Api
PKDI Mojokerto Tundukkan PKDI Gresik 3-2 di Laga Big Match 12 Besar PKDI CUP II 2026 Jawa Timur

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:43 WIB

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Jumat, 4 September 2026 - 18:27 WIB

Korban Penipuan Jual Beli Lapak Pasar Karangploso Datangi Polres Malang Guna Penyelidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang

Berita Terbaru