Bekas Tambang Pasir Kuarsa Di Tuban Longsor, Menelan Korban Tiga Orang Tertimbun Satu Tewas

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuban, Harianjatim.id — Seorang warga Tuban dilaporkan meninggal usai tertimpa longsoran tanah setelah melakukan aktivitas penggalian pasir kuarsa di bekas tambang di Dusun Bentaor, Desa Klumpit, Kecamatan Soko, (Senin,20/10/2025)

Sebanyakq 3 Korban yang tertimpa tersebut bernama Kundori (42), Kasmidin (45), dan M. Solekan (46), semuanya Warga Desa Klumpit, Kecamatan Soko, dari ketiga korban tersebut ada satu korban yang dilaporkan meninggal dunia dan ke dua korban lainnya saat ini sedang mengalami perawatan.

Baca Juga :  Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang

Tobari (55) menjelaskan “Sebelum kejadian hari Senin, 20 Oktober 2025, sekira pukul 07.00 Wib. Korban berangkat bersama dua orang temanya KASMIDIN (45) alamat Dsn. Bentaor Rt.001 Rw.009 Ds.Klumpit Kec Soko Kabupaten Tuban dan M Solekan (46), alamat Ds.Klumpit Rt.004 Rw.009 Kec.Soko Kab.Tuban , korban pamit kepada keluarga akan menyemprot tanaman di kebun, namun Sekira Pukul 08.00 Wib perangkat desa dan keluarga mendapat kabar bahwa korban tertimbun tanah saat melakukan penggalian Pasir Kwarsa secara manual bersama kedua temanya di Tanah AGRO PARK Klumpit milik Sdr. DZAZIUL FAWAIDZ (50).

Selanjutnya, TOBARI dan RASELIN (45) menerangkan bahwa pasir tersebut akan digunakan untuk membuat tempat Wudhu masjid “AL FALAH” Dsn.Bentaor Ds.Klumpit dan baru mulai hari ini, setelah Petugas Polsek Soko datang bersama petugas Inafis.

Baca Juga :  Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi

Selanjutnya korban dilakukan pemeriksaan oleh petugas Inafis Polres Tuban dengan hasil pemeriksaan tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun tindak pidana lainya, korban meninggal dunia murni karena tertimbun longsoran tanah.

Keluarga korban membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan otopsi karena bukan akibat tindak pidana dan tidak menuntut atas kematian korban, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. (Win)

Berita Terkait

Korban Penipuan Jual Beli Lapak Pasar Karangploso Datangi Polres Malang Guna Penyelidikan
Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas
Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi
Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang
Waspada Investasi Berimbal Hasil Tinggi, BRI Minta Masyarakat Cek Legalitas Sebelum Transfer Dana
Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara
Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas
Perluas Jangkauan Layanan, BRILink Agen BRI Region 13 Malang Tembus 104 Ribu

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:27 WIB

Korban Penipuan Jual Beli Lapak Pasar Karangploso Datangi Polres Malang Guna Penyelidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Waspada Investasi Berimbal Hasil Tinggi, BRI Minta Masyarakat Cek Legalitas Sebelum Transfer Dana

Berita Terbaru