Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Rumah berpagar rapat di Dusun Purwodadi, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan mendadak riuh, Minggu (19/7/2026) siang. Puluhan warga yang menjadi korban arisan bodong beramai-ramai mendatangi kediaman FZ, sang pemilik (owner) arisan, untuk mencari keadilan.

​Sayang, kedatangan para korban hanya disambut pintu yang tertutup rapat. Rumah yang biasanya dihuni FZ bersama suami dan orang tuanya itu kini kosong melompong. FZ dan suaminya, EOL, diduga kuat telah melarikan diri sejak kasus penipuan ini mencuat dan viral di jagat maya.

Baca Juga :  Waspada Investasi Berimbal Hasil Tinggi, BRI Minta Masyarakat Cek Legalitas Sebelum Transfer Dana

Keduanya menghilang pasca dilaporkan ke pihak berwajib pada Januari 2026 lalu, dengan total kerugian korban yang melapor mencapai lebih dari Rp1 miliar.

​Melihat ketidakpastian ini, kuasa hukum korban, Tatok Ridiantono, S.H., M.H., angkat bicara. Ia mendesak penyidik Polres Pasuruan untuk bergerak lebih cepat dan bersikap agresif dalam memburu terlapor.

​”Untuk aparat penegak hukum, mohon segera tingkatkan status hukum terlapor. Tetapkan sebagai tersangka dan terbitkan status DPO,” ujar Tatok saat memberikan keterangan.

​Tatok menambahkan bahwa sikap keluarga FZ yang cenderung tertutup memicu dugaan adanya upaya penyembunyian keberadaan pelaku. Oleh karena itu, ketegasan Polres Pasuruan sangat dinantikan oleh puluhan korban yang nasib uangnya kini terombang-ambing.

Baca Juga :  Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi

​”Kami mengharapkan kesadaran diri dari terlapor FZ dan suaminya untuk segera menyerahkan diri ke pihak berwajib guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Tatok. (Red)

Berita Terkait

Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas
Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi
Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang
Waspada Investasi Berimbal Hasil Tinggi, BRI Minta Masyarakat Cek Legalitas Sebelum Transfer Dana
Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara
Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas
Perluas Jangkauan Layanan, BRILink Agen BRI Region 13 Malang Tembus 104 Ribu
Ribuan AgenBRILink BRI Malang Soekarno Hatta Dorong Inklusi Keuangan di Malang

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Waspada Modus Investasi Bodong, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Cek Legalitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Jangan Sampai Uang Melayang, BRI Kepanjen Ingatkan Cara Cermat Hadapi Tawaran Investasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Bukan Hanya Modal, Pendampingan BRI Bantu Usaha Sembako Triningsih di Tulungagung Berkembang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Waspada Investasi Berimbal Hasil Tinggi, BRI Minta Masyarakat Cek Legalitas Sebelum Transfer Dana

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara

Berita Terbaru