Bojonegoro, Harianjatim,id –
Pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Indonesia yang telah diprogramkan oleh Presiden Prabowo Soebianto sesuai UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa dan UU No 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa (DD), kini benar – benar telah di rasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat desa.
Terbukti dengan banyaknya program pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah untuk desa yang telah menggelontorkan triliyunan rupiah berupa Dana Desa dan Bantuan Keuangan Khusus dari Pemda yang bertujuan membangun infrastruktur desa agar roda perekonomian desa bisa berkembang dan nantinya desa menjadi pilihan untuk memulai memajukan ekonomi sehingga desa bisa menjadi desa yang mandiri.
“Begitu pentingnya peran desa sebagai penggerak ekonomi maka pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa dan akan menunjang juga menopang perekonomian masyarakat desa akan menjadi prioritas bagi seluruh jajaran pemerintahan mulai dari pusat sampai ke pemdes agar nantinya menjadi desa yang maju dan mandiri
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kaeruman selaku Kepala Desa Sumbergede Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro saat ditemui dikediamannya, menyampaikan bahwa pembangunan di desa bisa terealisasi dengan baik tergantung dari peran serta dari masyarakat. Sabtu (21/02/2026),
“membangun desa itu bergantung pada peran serta masyarakat yang bersinergi dengan pengabdian pengelola desa itu sendiri, mulai dari perangkat desa, lembaga pengembangan masyarakat desa, kepala desa, pendamping desa hingga camat yang harus memberikan pengawasan secara langsung, karena tujuan utama Kami selaku Pemdes, membangun itu demi kesejahteraan masyarakat untuk memperlancar roda perekonomian dan memajukan potensi desa, agar apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud”, tuturnya.
Kades juga menambahkan agar pembangunan itu bisa dimanfaatkan secara maksimal dan untuk memajukan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka sesuai dari hasil musrenbangdes pembangunan prioritas merupakan tujuan yang harus kita laksanakan.
Seperti pada tahun 2025 ini, DD tahap 1 sampai tahap 2 dan BKK 2025 dari pemda, semua untuk pembangunan sejumlah infrastruktur mulai dari jalan poros desa, jalan lingkungan dan jalan penghubung antar dusun juga sarpras yang lain merupakan prioritas Kami.
Sesuai dari hasil musrenbang tingkat dusun dan dibawa sampai ke tingkat desa selanjutnya Kami tetapkan sebagai bentuk APBDES Tahun 2025, bahwasanya pembangunan sarpras jalan adalah prioritas Kami, karena menurut hasil musyawarah desa, dengan tertatanya jalan yang Kita miliki pasti sumber perekonomian berjalan baik, sistem perniagaan juga berjalan lancar dan cepat sehingga proses pertumbuhan ekonomi pasti tumbuh lebih cepat.
“Harapan kami semoga program dana desa dan bantuan keuangan dari pemda ini bisa berkelanjutan, sehingga pembangunan sektor perekonomian desa bisa terselesaikan dan kesejahteraan desa benar – benar bisa terwujud”, tutupnya. (WIN)









