Elektabilitas dan Kapasitas Harus Imbang, Pusaka Soroti Kontestan Cakada Dalam Pilkada 2024

- Redaksi

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pusaka, Lujeng Sudarto, Saat Soroti Kontestan Dalam Pilkada Serentak 2024 (foto: ist)

Ketua Umum Pusaka, Lujeng Sudarto, Saat Soroti Kontestan Dalam Pilkada Serentak 2024 (foto: ist)

Pasuruan, Harianjatim.id – Sejak awal dibukanya penjaringan Calon Bupati Pasuruan oleh beberapa Partai Politik, sudah ada kandidat yang telah resmi mencalonkan diri sebagai Cabup.

Diketahui ada sekitar empat orang yang telah resmi mendaftarkan diri. Diantaranya, Sudiono Fauzan, Ketua Dewan Kabupaten Pasuruan, Mujib Imron, mantan Wabup Pasuruan, dan Ramandanu, mantan Kajari Kabupaten Pasuruan. Ketiganya mendaftar sebagai Cabup Pasuruan ke DPC Partai PKB Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan, Rusdi Sutejo yang merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan malah mendaftarkan diri sebagai Cabup Pasuruan melalui PDIP.

Menyikapi hal tersebut, Aktivis yang kerab mengkritiki kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Lujeng Sudarto memberi perhatian khusus terhadap calon pemimpin Kabupaten Pasuruan kedapan.

Lujeng Sudarto, Direktur Pusat Study dan Advokasi Kebijakan Publik menjelaskan bahwa, untuk partai politik yang ikut berpartisipasi pada Pilbup Pasuruan semestinya telah menyiapkan kader terbaiknya.

Baca Juga :  Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif 'Jawara'

“Mestinya, partai-partai itu mencalonkan kader terbaiknya, bukan hanya untuk menang. Tetapi juga bisa memimpin Pasuruan selama 5 tahun kedepan,” Jelasnya. Rabu, (01/05/24).

Ia menambahkan, menjelang kontestasi pada November nanti, mestinya para calon tidak hanya sibuk tebar-tebar pesona saja, tapi mensolialisasikan gagasannya.

“Jangan hanya elektabilitas digenjot tapi kapasitas merosot. Mestinya para calon tidak hanya sibuk tebar-tebar pesona saja, tapi mensosialisasikan isi otaknya.” cetus Lujeng.

Warga Pasuruan mestinya disodori konsep dan gagasan, Lujeng melanjutkan, dibutuhkan gagasan cemerlang untuk membangun tata kelola Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :  Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026

“Bukan hanya sekedar gimmic tapi tanpa ide yang jelas. Pada berlomba memasang baliho tanpa substansi.
Selebar-lebarnya baliho adalah wajah tanpa gagasan.” Imbuhnya.

Kabupaten Pasuruan merupakan segitiga emas perekonomian, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yg kompeten dan bisa menjawab kompleksitas permasalahannya.

“Kalau hanya populer, punya duit, tapi minus kapasitas dan integritas, ya Pasuruan kedepan hopeless.” pungkasnya.

Berita Terkait

Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman
Garda Depan Transparansi PTSL 2026, Pokmas Desa Kranggan Malang Tegas Patuhi SKB Tiga Menteri
Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang
PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini
Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026
Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026
Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:28 WIB

Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:57 WIB

Garda Depan Transparansi PTSL 2026, Pokmas Desa Kranggan Malang Tegas Patuhi SKB Tiga Menteri

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WIB

Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:01 WIB

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:51 WIB

Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

Berita Terbaru