Tanggapan Kadis DLH Kabupaten Pasuruan, Terkait Tata Kelola Alun-alun Bangil, Yang Belum Maksimal

- Redaksi

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Ruangan Lobby, DLH Kabupaten Pasuruan (Dok.Harianjatim.id)

Suasana Ruangan Lobby, DLH Kabupaten Pasuruan (Dok.Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Melihat perkembangan Alun-alun Bangil Sekarang, sejumlah aktivis ikut prihatin, karena tata kelolanya yang Amburadul.

Karena tidak dikelola dengan benar, maka banyak kepentingan pribadi, dengan mengatasnamakan paguyuban manfaatkan potensi Alun-alun Bangil, sebagai ladang bisnis yang menjanjikan di wilayah tersebut.

Akhirnya muncullah berbagai persoalan baru, yang menyebabkan Alun-alun Bangil, menjadi semrawut, para oknum semaunya sendiri, asal mendapatkan keuntungan, tanpa mempedulikan keindahan dan kenyamanan para pengunjung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut menjadi perhatian serius Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, dalam wawancara bersama Harianjatim.id, Taufiqul Ghoni menyampaikan apresiasinya kepada semua masyarakat, para aktivis, pemerhati dan rekan-rekan awak media, sudah memberikan masukan yang sifatnya Konstruktif (membangun). Selasa, 08/10/2024

Baca Juga :  Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi 'Desa Lengkap' PTSL

“Berbicara sebuah Icon Ibukota Pasuruan, yaitu Alun-alun Bangil, tentunya kita harus melihatnya secara utuh, bukan hanya DLH saja, kami hanya dibidang Penataan keindahan, dan konsepnya harus sesuai dengan Peruntukanya untuk apa, Ruang Terbuka Hijau, Ruang Terbuka dan Taman, atau Sebuah Sarana sesuai dengan fungsinya, konsep inilah yang perlu untuk duduk bersama merumuskanya,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Selain DLH, dalam mengelola Alun-alun Bangil, disitu ada Dishub untuk mengatur lalu lintasnya, ada Satpol PP untuk menjaga ketertibannya, ada Dinas Pariwisata untuk menarik minat pengunjung, Dinas SDA dengan Tata Ruangnya, Disperindag, Dinas Kesehatan dan itu ada keterkaitan.

“Aspek-aspek penunjang lain yang tidak kalah pentingnya yaitu di situ ada Kabel listrik dan Kabel Telkom yang nampak semrawut, dan untuk mengatasi semua, kita perlu duduk bersama dalam membangun Alun-alun Bangil menjadi indah dan nampak asri,” tuturnya.

Baca Juga :  Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif 'Jawara'

Untuk mewujudkan Alun-alun Bangil menjadi Indah dan Asri, yang sesuai konsep Peruntukanya, harus melibatkan seluruh Stakeholders terkait, termasuk unsur Penta Helic (LSM, tokoh masyarakat, pemerhati termasuk Barikade Gus Dur) harus dilibatkan, dan saya menjamin bahwa Pemerintah Daerah serius dan tidak main-main, dalam membangun Kabupaten Pasuruan yang lebih baik,” tegas Taufiqul Ghoni. (Red*)

Berita Terkait

Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL
Antusiasme Warga Desa Karangturi Terhadap Program PTSL Tahun 2026 Sangat Tinggi.
Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan
Sambut Program PTSL 2026, Warga Desa Ngrupit Ponorogo Antusias Urus Sertifikat Tanah
Akhiri Stagnasi 2,5 Tahun, DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Sahkan Tiga Raperda Non-APBD 2026
Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:26 WIB

Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:16 WIB

Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:06 WIB

Antusiasme Warga Desa Karangturi Terhadap Program PTSL Tahun 2026 Sangat Tinggi.

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:48 WIB

Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan

Senin, 18 Mei 2026 - 20:53 WIB

Akhiri Stagnasi 2,5 Tahun, DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Sahkan Tiga Raperda Non-APBD 2026

Berita Terbaru